Berita

Agenda

Kontak

 
Logo

BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN LINGKUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL KESEHATAN PRIMER DAN KOMUNITAS

6
BBLKL Awali 2026 dengan Apel Pagi: Fokus pada Hasil, Data, dan Eksekusi

BBLKL Awali 2026 dengan Apel Pagi: Fokus pada Hasil, Data, dan Eksekusi

Salatiga — Mengawali tahun 2026, Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan (BBLKL) melaksanakan apel pagi yang dipimpin oleh Kepala BBLKL, Bapak Akhmad Saikhu, SKM, M.Sc.PH. Apel pagi ini menjadi momentum penguatan arah kerja organisasi dengan menegaskan bahwa kinerja tidak cukup diukur dari aktivitas, tetapi harus menghasilkan output yang nyata dan dampak yang terukur.

Dalam amanatnya, Kepala BBLKL menekankan bahwa pelaksanaan program pada tahun sebelumnya telah memberikan pelajaran penting. Program berjalan, namun belum seluruhnya berbasis data. Koordinasi sudah dilakukan, tetapi belum selalu efektif. Digitalisasi mulai dimanfaatkan, namun belum sepenuhnya menjadi alat utama dalam pengambilan keputusan. Kondisi tersebut, menurut beliau, menuntut perubahan cara kerja yang lebih terarah dan berdampak.

Perubahan Cara Kerja: dari Rutinitas ke Prioritas

Tahun 2026 diarahkan untuk menggeser fokus kerja dari rutinitas menuju prioritas yang jelas. Setiap target harus memiliki indikator kinerja yang terukur serta batas waktu yang pasti. Setiap kegiatan harus memberi nilai tambah bagi organisasi dan layanan. Pengambilan keputusan juga perlu bertumpu pada data yang tersedia, bukan pada kebiasaan lama.

          

Penguatan Eksekusi dan Monitoring Berkala

Kepala BBLKL menyampaikan bahwa 2026 menjadi tahun penguatan eksekusi. Pimpinan unit memegang peran kunci untuk memastikan arahan organisasi diterjemahkan menjadi tindakan nyata di lapangan. Monitoring dilakukan secara berkala dengan mekanisme yang sederhana, sementara evaluasi tidak perlu menunggu akhir tahun. Perbaikan harus dilakukan segera saat masalah muncul agar tidak berlarut.

Efisiensi Anggaran dan Pemanfaatan Teknologi

Di tengah keterbatasan anggaran, efisiensi menjadi keharusan. Aktivitas yang tidak menghasilkan dampak dihentikan, dan sumber daya difokuskan pada fungsi inti organisasi. Teknologi dimanfaatkan untuk mempercepat pelaporan dan analisis, bukan sekadar untuk kebutuhan administrasi. Dengan cara ini, kerja menjadi lebih ringkas, terukur, dan responsif.

Penguatan Kompetensi dan Kolaborasi Lintas Fungsi

Penguatan kompetensi juga menjadi fondasi penting. Pelatihan harus diarahkan pada kebutuhan nyata dan mendukung capaian target organisasi. Standar kerja diterapkan secara konsisten, serta kolaborasi lintas fungsi diperjelas melalui mandat dan target bersama. Setiap individu diharapkan memahami peran dan tanggung jawabnya secara utuh.

Tahun Konsolidasi dan Pembuktian

Menutup amanatnya, Kepala BBLKL menegaskan bahwa tahun 2026 diposisikan sebagai tahun konsolidasi dan pembuktian. Kerja dilakukan dengan disiplin, hasil diukur secara objektif, inovasi dikembangkan dengan tujuan yang jelas dan dapat direplikasi, serta integritas dijaga dalam setiap keputusan. Dengan pendekatan tersebut, BBLKL diharapkan bergerak lebih fokus, lebih efisien, dan lebih siap menghadapi perubahan.

Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Mengabdi untuk Negeri.
Salam Sehat!

Aksesibilitas

Kontras
Saturasi
Pembaca Layar
D
Ramah Disleksia
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jarak Baris
Perataan Teks
Jeda Animasi
Kursor
Reset
WhatsApp