06 Mei 2026 16:19:26

Pembahasan Masterplan Pengembangan PUI

Pembahasan Masterplan Pengembangan PUI
25 Oktober 2017 BERITA 1299 dibaca

Pembahasan Masterplan Pengembangan PUI

(Jakarta – 24/10/2017) Setelah melalui tahapan verifikasi data borang dan ditentukan sebagai Nominee Lembaga Pusat Unggulan Iptek (PUI),  maka pada tanggal 24 Oktober 2017 B2P2VRP telah melalui tahapan proses seleksi berikutnya yaitu “Pembahasan Masterplan Pengembangan PUI” di hadapan Tim Pakar/Narasumber dan Tim PUI lainnya. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Gedung II Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Kemenristekdikti.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Tim Pakar Prof. Sudomo dan Dr.Trihono ini dilakukan untuk memaparkan rencana rencana program dan kegiatan serta target yang akan dilaksanakan dalam waktu jangka pendek (3 tahun, menengah (5 tahun) dan panjang (15 tahun) ke depan.

Dalam masterplannya B2P2VRP mengusung tema fokus unggulan “Pengujian Insektisida Kesehatan”. Alasan dipilihnya tema tersebut adalah penggunaan insektisida yang berlebihan di rumah tangga (RT) supaya lebih efektif dan efisien. B2P2VRP sendiri mempunyai senjata utama dengan terintegrasinya beberapa laboratorium dengan laboratorium pengujian insektisida yang telah terakreditasi ISO 17025 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Selain itu juga B2P2VRP mempunyai serangga uji Susceptible strain (jenis yang tidak pernah terpapar insektisida) sehingga hal ini sangat mendukung dalam pelaksanaan uji insektisida yang akan mengajukan ijin edar di Indonesia. Kondisi nyamuk Susceptible strain sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh WHO (World Health Organization) sebagai bahan uji bioassay terhadap insektisida.

Pada akhir pembahasan tim pakar dan PUI sangat mendukung B2P2VRP, meskipun dengan beberapa catatan dalam masterplan yang harus segera diperbaiki. Perbaikan dari catatan ini sekaligus juga upaya untuk memperkaya dan mempertajam content laporan. Diantaranya terkait penjabaran target, scope/cakupan, jejaring koordinasi, kompetensi SDM, mempertajam SWOT, list collaborating dll. Jika lolos pada tahap III ini maka B2P2VRP berhak untuk masuk pada “Tahap Pembinaan” yang akan dilakukan selama maksimal 3 tahun, di mana di dalamnya terdapat tahap supervisi, dan fasilitasi, sehingga lembaga memiliki kompetensi yang layak untuk ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek.

Kehadiran program Pusat Unggulan IPTEK (PUI) akan dirasa sangat membantu dan sejalan dengan proses percepatan pengembangan lembaga, peningkatan kualitas SDM, dukungan terhadap riset dan pengembangan serta juga perluasan program diseminasi hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan di B2P2VRP.

 

Kembali ke Berita