Finalisasi Laporan Rikhus Vektora 2018 di Laksanakan di Yogyakarta
(Yogyakarta-23/11/2018) Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan pada tahun 2018 telah mengadakan riset berskala khusus tahap IV, yang berkonsentrasi pada studi mengenai vektor dan reservoir penyakit. Riset tersebut dilakukan dengan mengumpulkan sampel nyamuk (vektor), tikus, dan kelelawar (reservoir), serta data sekunder. Riset Khusus Vektora pada 2018 meliputi 3 provinsi, yaitu Provinsi Kepulauan Riau, DKI Jakarta, dan Kalimantan Utara. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya , riset ini secara umum bertujuan untuk pemutakhiran data vektor dan reservoir penyakit sebagai dasar pengendalian penyakit tular vektor dan zoonosis di Indonesia. Sedangkan secara khusus, riset ini bertujuan untuk inkriminasi dan konfirmasi spesies vektor dan reservoir penyakit, memperoleh peta sebaran vektor dan reservoir penyakit, mengembangkan spesimen koleksi referensi vektor dan reservoir penyakit memperoleh data khusus penanggulangan penyakit tular vektor (DBD dan Malaria) dan reservoir (leptospirosis) berbasis ekosistem. Pasca pelaksanaan pengumpulan data dilapangan dan pemeriksaan di laboratorium B2P2VRP Salatiga, maka data -data yang telah didapat kemudian di kumpulkan untuk diolah menjadi laporan akhir. Maka dari itu, B2P2VRP Salatiga mengadakan pertemuan finalisasi laporan Rikhus Vektora tahun 2018. Tujuan dari kegiatan ini selain untuk menyusun laporan final Riset Khusus Vektora tahun 2018 secara keseluruhan, juga bertujuan untuk memaparkan etika penelitian dan penulisan ilmiah, pemaparan hasil penyusunan laporan Rikhus Vektora 2018 yang pertama dan penyusunan Laporan.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari, pada tanggal 21 sampai dengan tanggal 24 November 2018 bertempatan di Hotel East Parc Yogyakarta. Peserta yang hadir antara lain Penanggung Jawab Teknis (PJT) Provinsi, Ketua Tim dan Wakil Ketua Tim Pengumpul data Rikhus Vektora, serta Tim Teknis dan Manajemen.
Acara di buka oleh Kepala B2P2VRP Salatiga, Bapak Joko Waluyo, ST, MScPH, dan kemudian dilanjutkan dengan acara sarasehan dan ramah tamah. Acara yang dipandu oleh Bapak Akhid Darwin, SKM, M.Sc., mengajak kepada peserta untuk menyampaikan kesan , pesan dan pengalaman serta kritik selama pelaksanaan Riset Khusus Vektora mullai dari tahun 2015 sampai dengan 2018.
Pada Hari kedua, dilaksanakan pemaparan haisl penangkapan dan pemeriksaan laboratorium. Selanjutnya , peserta melaksanakan kerja mandiri untuk tiap-tiap Provinsi dan didampingi oleh Call Center dalam penyusunan Laporan RIkhus Vektora. (GM)