06 Mei 2026 13:32:15

Faktor Resiko Baru ditemukan dari Rikhus Vektora

Faktor Resiko Baru ditemukan dari Rikhus Vektora
04 Juni 2018 BERITA 1043 dibaca

Faktor Resiko Baru ditemukan dari Rikhus Vektora

(Salatiga – 04/06/2018) Rikhus Vektora tahun ini sudah memasuki 4 tahun pelaksanaannya,  di tahun 2018 ini berlokasi di 3 provinsi yakni (DKI Jakarta, Kalimantan Utara dan Kepulauan Riau). Dalam sambutannya saat pelaksanaan Rakornis Pusat 30 Mei – 01 Juni 2018 lalu Kepala B2P2VRP menyampaikan beberapa hasil Rikhus Vektora selama 2015-2017 lalu yang cukup menarik. Diantaranya temuan terkait penyakit Leptospirosis dari semula hanya 8 spesies yang pernah ditemukan ternyata sudah 18 spesies tikus yg positif leptospira. Untuk Hantavirus dari semula hanya 4 spesies, sekarang telah ditemukan ada di 15 spesies. Begitu juga dengan JE (Japanese Encephalitis)  dulu blm ada kelelawar yg mengandung JE tapi sekarang ditemukan di 22 spesies. Begitu juga dengan Lisavirus sdh ditemukan di 11 spesies.

Hal ini tentu menjadi alarm akan adanya factor resiko baru yang harus diantisipasi ke depan dan harus segera disampaikan dan di tindaklanjuti oleh pengelola program. Kepala B2P2VRP selalu berpesan agar hasil Rikhus vektora sendiri nantinya diperoleh hasil positif dan bermanfaat untuk  pengelola program dan pemangku kebijakan di Dinas Kesehatan Provinsi / Kabupaten untuk perbaikan program kesehatan dan jangan hanya bermanfaat untuk peneliti saja. Sehingga data apapun yang di dapatkan bisa selalu bermanfaat serta perlu adanya inovasi baru untuk  penanggulangan faktor resiko baru, karena lebih baik menanggulangi faktor resikonya dari pada penanggulagan penyakitnya. (@igoe)

 

 

Kembali ke Berita