B2P2VRP bersama Badan Litbang Kesehatan Ramaikan Pameran Ritech Expo 2019
(Denpasar-29/08/2019) Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, Kementerian Ristekdikti menyelenggarakan Pameran Ritech Expo 2019 di Lapangan Puputan, Renon, Denpasar, Bali. Gelaran tahunan ini merupakan ajang penampilan hasil riset dan inovasi karya anak bangsa. Dalam arahannya, Menristekdikti menjelaskan bahwa ini adalah pelaksanaan Ritech Expo ketiga yang diselenggarakan di luar Pulau Jawa setelah Makassar, Sulawesi Selatan dan Pekanbaru, Riau. Menristekdikti berharap penyelenggaraan Ritech Expo di Bali ini dapat merangsang munculnya inovasi-inovasi di daerah. “Saya melihat respon daerah sangat luar biasa. Tadi saya lihat inovasi dari Papua, inovasi dari Bali, dan inovasi-inovasi lain dari daerah. Nampaknya inovasi di daerah mulai bergairah”, beber Mohamad Nasir.
Ritech Expo 2019 diselenggarakan selama empat hari dari Minggu, 25 Agustus hingga Rabu, 28 Agustus 2019. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatiga, bersama dengan Badan Litbangkes dan B2P2TOOT (Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional). turut meramaikan acara yang bertema “IPTEK dan Inovasi dalam Industri Kreatif di Era Revolusi Industri 4.0” ini. Sesuai dengan tema yang diusung, Badan Litbangkes Kemenkes menampilkan beberapa teknologi dan inovasi yang dimilikinya. Salah satunya yaitu penyajian science experience pada para pengunjung berupa peta distribusi patogen, vektor dan reservoir penyakit. Peta ini merupakan media informasi digital berbasis system informasi geografis (Geografic Information System/GIS) yang berisikan sebaran hasil riset khusus vektor dan reservoir penyakit di Indonesia.


Selain itu, Badan Litbangkes pun menyajikan diseminasi informasi hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 dan IPKM dengan teknologi AR(Augmented Reality) . Tak ketinggalan wahana 360 yang mempertontonkan aktifitas riset di Badan Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu, sehingga pengunjung pun seolah berada di sana.
Perhelatan tahunan ini diikuti oleh 185 booth dari 120 instansi di Indonesia dan dibuka untuk umum hingga tanggal 28 Agustus 2019. (GM)