Berita

Agenda

Kontak

 
Logo

BALAI BESAR LABORATORIUM KESEHATAN LINGKUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL KESEHATAN PRIMER DAN KOMUNITAS

6
BBLKL Salatiga Gelar Bimbingan Teknis Surveilans Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit Bersama Universitas Bhakti Kencana Bandung

BBLKL Salatiga Gelar Bimbingan Teknis Surveilans Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit Bersama Universitas Bhakti Kencana Bandung

Salatiga — Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan (BBLKL) Salatiga menyelenggarakan Bimbingan Teknis Surveilans Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit bersama Universitas Bhakti Kencana Bandung pada Selasa dan Rabu, bertempat di BBLKL Salatiga. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam pelaksanaan surveilans vektor dan binatang pembawa penyakit sebagai bagian penting dari upaya pencegahan serta pengendalian penyakit berbasis lingkungan.

Pada hari pertama, peserta mengikuti rangkaian materi yang menitikberatkan pada praktik lapangan dan penguatan dasar surveilans. Materi yang disampaikan meliputi praktik survei nyamuk Aedes sp. sebagai vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) dan chikungunya, survei entomologi serta penggunaan parameter entomologi, serta teknik survei rodent. Melalui sesi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai metode pengamatan, identifikasi, serta pencatatan data yang diperlukan untuk mendukung analisis kondisi lapangan.

Praktik Lapangan untuk Data yang Akurat
Kegiatan hari pertama juga menegaskan pentingnya ketelitian dalam proses surveilans. Data yang dikumpulkan dari lapangan menjadi dasar penyusunan langkah pengendalian, sehingga prosedur pengambilan sampel, pencatatan hasil, serta penggunaan parameter entomologi perlu dilakukan secara konsisten dan sesuai kaidah. Dengan keterampilan yang tepat, hasil surveilans diharapkan lebih valid dan dapat digunakan sebagai rujukan pengambilan keputusan.

Bioekologi dan Strategi Pengendalian
Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan praktik survei rodent serta pemaparan materi bioekologi dan pengendalian vektor DBD. Materi ini memperkuat pemahaman peserta mengenai keterkaitan faktor lingkungan dengan keberadaan vektor, sekaligus mengenalkan strategi pengendalian yang efektif dan adaptif sesuai situasi wilayah. Penguatan konsep bioekologi juga menjadi bekal penting agar intervensi yang dilakukan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Melalui bimbingan teknis ini, BBLKL Salatiga berharap peserta mampu menerapkan keterampilan surveilans vektor dan binatang pembawa penyakit secara lebih terencana, terukur, dan sistematis, sehingga mendukung kewaspadaan dini serta respons yang lebih efektif dalam pencegahan dan pengendalian penyakit.

Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Mengabdi untuk Negeri.
Salam Sehat!

Aksesibilitas

Kontras
Saturasi
Pembaca Layar
D
Ramah Disleksia
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jarak Baris
Perataan Teks
Jeda Animasi
Kursor
Reset
WhatsApp