06 Mei 2026 13:37:28

Duver Fair Sebagai Media Pembelajaran Penyakit Tular Vektor Dan Reservoir

Duver Fair Sebagai Media Pembelajaran Penyakit Tular Vektor Dan Reservoir
23 Agustus 2018 BERITA 1237 dibaca

Duver Fair Sebagai Media Pembelajaran Penyakit Tular Vektor Dan Reservoir

(Salatiga – 23/08/2018) Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke -73 tahun 2018,  Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) menyelenggarakan rangkaian kegiatan Duver Fair selama 2 hari yakni Kamis (23/08/2018) sampai dengan Jumat (24/08/2018).

Ikut serta dalam memeriahkan Duver Fair ini adalah keterlibatan perwakilan dari instansi lintas sektor di Kota Salatiga diantaranya Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Pemerintah Kota Salatiga dan perwakilan beberapa SD dan SMP di Kota Salatiga serta PMI Cabang Kota Salatiga.

Rangkaian kegiatan Duver Fair ini diisi dengan Kunjungan ke Museum Dunia Vektor dan Reservoir (Duver), donor darah untuk masyarakat umum yang bekerja sama dengan PMI Kota Salatiga dan Bazar Murah yang digagas oleh ibu-ibu dharma wanita B2P2VRP sebagai wujud dukungan kepada UMKM Kota Salatiga.

Duver Fair resmi dibuka oleh Plh Walikota Salatiga Muhammad Harris, SS, M.Si., Dan sebelumnya diawali dengan sambutan dari Kepala B2P2VRP Salatiga, Joko Waluyo, ST., M.ScPH. Dalam sambutannya Kepala B2P2VRP Bp. Joko Waluyo, ST, M.ScPH menjelaskan bahwa “Kegiatan Duver Fair ini dikemas sedemikian rupa ini sebagai media pembelajaran yang mengasyikan bagi siswa SD dan SMP dalam suasana gembira dan tidak membosankan serta memancing keingin tahuan para siswa terhadap masalah kesehatan. Sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan para siswa terhadap binatang binatang yang dapat menjadi penular penyakit pada manusia dan menanamkan kecintaan pada dunia penelitian sejak dini kepada para siswa SD dan SMP.”

Hal senada juga juga disampaikan oleh Plh. Walikota Salatiga Bp. Muhammad Harris, SS, M.Si bahwa “Kegiatan Duver Fair sejalan dengan visi misi dan mewakili 3 aspek prioritas pembangunan di Kota Salatiga yakni : Pendidikan, kesehatan dan UMKM. Aspek Edukasi dan kesehatan bisa terwakili dengan dengan baik oleh pembelajaran kepada para siswa siswi SD maupun SMP dengan berbagai sarana pembelajaran dan informasi kesehatan yang akan disampaikan, juga adanya bazaar yang mewakili pengembangan UMKM.”

“Plh. Walikota Salatiga juga sangat mengapresiasi kegiatan Duver Fair ini dan besar harapan beliau untuk selalu bisa bekerja sama sehingga dapat memperkuat aspek pendidikan dan kesehatan dengan selalu aktif melibatkan masyarakat khususnya kota salatiga. Disampaikan pula bahwa B2P2VRP adalah kebanggaan kota salatiga karena tupoksinya sebagai instItusi penelitian tentu saja akan menambah bobot Kota Salatiga sebagai kota pelajar.”

Fokus kegiatan DUVER FAIR adalah peningkatan pengetahuan masyarakat maupun anak sekolah khususnya dalam bidang pengendalian Vektor dan Reservoir Penyakit. Selain itu juga sebagai bentuk dari upaya untuk selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk mulai meninggalkan upaya kesehatan yang bersifat kuratif menuju upaya kesehatan yang lebih preventif dan promotif dengan informasi dan pengetahuan akan didapatkan dari Duver Fair.

Kegiatan Dufer Fair ini diikuti lebih dari 26 usaha kecil yang ikut berpartisipasi dalam bazaar, +- 400 anak SD dan SMP yang hadir mengikuti kunjungan museum Duver dan terdaftar +- 50 orang yang hadir untuk mengikuti kegiatan donor darah.

Diharapkan peserta duver fair memahami cara pencegahan penyakit bersumber vektor dan reservoir penyakit, sehingga baik siswa maupun masyarakat umum akan lebih memahami siklus hidup, cara pengendalian vektor dan reservoir penyakit. Serta dapat membawa manfaat bagi dunia pendidikan terutama di bidang kesehatan, bagi masyarakat umum dan bagi pemerintah Kota Salatiga di mana B2P2VRP berada. (igoe)

Kembali ke Berita