B2P2VRP Sosialisasikan Hasil Penelitian Uji Coba Efektifitas Lethal Ovitrap untuk Pengendalian Vektor DBD di Kota Salatiga
(Salatiga - 09/12/2019) Sebagai salah satu bentuk penyebarluasan hasil litbang, B2P2VRP menyelenggarakan sosialisasi hasil penelitian uji coba efektifitas Lethal Ovitrap untuk pengendalian vektor DBD di Kota Salatiga. Pertemuan bertempat di Aula Warga Kelurahan Pulutan Kota Salatiga. Kegiatan dihadiri oleh Lurah Pulutan, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Salatiga dan Puskesmas Sidorejo Lor, kader Kelsi, serta warga RW 03 dan RW 05 Kelurahan Pulutan. Sambutan dari Tim Peneliti B2P2VRP Salatiga, disampaikan oleh Kasie Program dan Evaluasi Ibu Yusnita Mirna Anggraeni, S.Si, M.Biotech, yang mengucapkan terima kasih atas partispasi warga masyarakat di Kelurahan Pulutan dalam kegiatan penelitian ini. Sosialisasi hasil penelitian uji coba efektifitas Lethal Ovitrap dipaparkan oleh Ibu Aryani Pujiyanti, SKM, MPH selaku Ketua Penelitian. Lethal Ovitrap merupakan alat perangkap telur nyamuk yang bermanfaat untuk mengurangi jumlah nyamuk di sekitar manusia khususnya jenis Aedes sp vektor DBD. Dari hasil penelitian, melalui perangkap telur nyamuk ini 100 % telur yang terperangkap merupakan jenis Aedes sp. Data entomologi menunjukkan pada RW 03 terperangkap 114.289 telur nyamuk Aedes sp, sedangkan RW 05 sebanyak 54.456. Pada ovitrap dengan penambahan larvasida tidak ditemukan adanya larva dan pupa selama 14 minggu penerapan aplikasi. Hasil penelitian ini disambut baik oleh pihak kelurahan dan warga masyarakat dalam sesi diskusi, bahkan dari pihak kelurahan menganjurkan untuk melanjutkan dengan membuat alat lethal ovitrap yang murah yaitu dari botol bekas air mineral ditambah kain mori. Meski demikian, Ibu Aryani mengingatkan kembali untuk memberikan larvasida/temephos pada alat perangkap agar tidak menjadi sarang nyamuk. Harapan terbesar, kegiatan Lethal Ovitrap ini dapat diteruskan oleh masyarakat secara mandiri sehingga dapat membantu mencegah kejadian DBD di Kelurahan Pulutan Kota Salatiga.(DNA)
Paparan hasil penelitian oleh PI penelitian Ibu. Ariyani Sesi tanya jawab oleh peserta dari Kel Pulutan