B2P2VRP Raih Rekor MURI di Peringatan Hari Pengendalian Nyamuk
(Semarang - 23/08/2019) Badan Litbang Kesehatan melalui Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) berhasil meraih Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai “Pelaksana Survei Nyamuk dengan Hasil Spesies Terbanyak” pada peringatan Hari Pengendalian Nyamuk Tahun 2019 Yang berlangsung di Hotel MG Setos Semarang Kamis 22 Agustus 2019.
Piagam diserahkan secara simbolis dan diterima oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Anung Sugihantono mewakili Menteri Kesehatan RI, di Semarang pada Kamis, 22 Agustus 2019.
Badan Litbangkes Kemenkes RI melalui UPT B2P2VRP melakukan pengumpulan spesimen nyamuk dari 29 Provinsi di Indonesia melalui Rikhus Vektora pada tahun 2015 hingga 2018.
Hasil penelitian tersebut telah terkumpul 221 spesies dan 18 genus yang terdiri dari 55 spesies Aedes, 45 Spesies Anopeles, 1 Spesies Aedeomyia, 15 spesies Armigeres, 39 spesies Culex, 4 spesies Coquillettidia, 1 Spesies Ficalbia, 1 spesies Heizmannia, 4 spesies Lutzia, 1 spesies Malaya, 8 spesies Mansonia, 3 spesies Mimomyia, 2 spesies Hodgesia, 5 spesies Topomyia, 4 spesies Toxorhyncites, 5 spesies Tripteroides, 27 spesies Uranotaenia, 2 spesies Bironella yang berhasil dikoleksi dalam periode waktu tersebut.
Beberapa spesies dari genus Anopheles, Culex, Aedes, Mansonia, dan Armigeres telah diidentifikasi sebagai vektor malaria, sedangkan Japanese encephalitis, Vilariasis diidentifikasi demam berdarah dengue dan chikungunya.
Hasil inventarisasi nyamuk dan habitatnya ini diharapkan dapat melengkapi data keberadaan nyamuk di Indonesia sebagai pendukung upaya pengendalian penyakit tular vektor secara efektif dan efisien. (igoe)
Foto bersama seluruh peserta seminar nasional HPN 2019
Gubernur Jateng Bp. Ganjar Pranowo saat mengunjungi satand pameran B2P2VRP