06 Mei 2026 07:56:27

B2P2VRP Matangkan Draf Rekomendasi Kebijakan

B2P2VRP Matangkan Draf Rekomendasi Kebijakan
12 Mei 2020 BERITA 714 dibaca

B2P2VRP Matangkan Draf Rekomendasi Kebijakan

(Salatiga-19/11/2018) B2P2VRP kembali menyempurnakan draf rekomendasi kebijakan (policy brief) yang akan dihasilkan melalui pertemuan "Finalisasi draf Rekomendasi Kebijakan" yang dilaksanakan di Hotel Kayu Arum 18-20 November 2019. Pertemuan yang dihadiri peneliti dan teknisi ini turut mengundang tim pakar yakni Prof. Dr. Mohammad Sudomo, Dr. Trihono, M.Kes, Dr. Thomas Suroso,MPH, Dr. Rita Kusriastuti,M.Sc serta perwakilan dari perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dinas Kesehatan Kota Semarang, Direktorat Arbovirus dan Direktorat Zoonosis.
Disusunnya Rekomendasi kebijakan ini merupakan output yang yang harus dipenuhi dalam Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) B2P2VRP. B2P2VRP telah menyusun 5 draf rekomendasi kebijakan di bidang vektor dan reservoir penyakit terkait 3 penyakit yakni Demam Berdarah Dengue (DBD), PES dan Leptospirosis.
Berbeda dengan penelitian, rekomendasi kebijakan merupakan hal baru bagi B2P2VRP akan tetapi peneliti B2P2VRP tampak antusias dalam terus mengembangkan kompetensinya. Hal ini terbukti dari target 2 rekomendasi kebijakan sekarang sudah muncul 5 draf rekomendasi. Pemenuhan yang melebihi target ini penting sebagai antisipasi target standarisai UPT baru yang berlaku tahun depan yang mempersyaratkan Balai Besar untuk menghasilkan minimal 4 rekomendasi kebijakan yang harus dihasilkan per tahunnya.
Diharapakan dengan pertemuan ini dapat tersusun rekomendasi kebijakan (policy brief) yang tepat sasaran dan substansi dengan memperkaya melalui berbagai masukan dan saran dari tim pakar dan pengelola program, sehingga sasaran program pencegahan dan pemberantasan penyakit tular vektor dan zoonosis (P2PTVZ) pada tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota dapat tercapai. (igoe)

   Dr. Trihono saat memberikan masukan dan saran      - Kabag TU mewakili Kepala saat membuka pertemuan

  Peneliti memaparkan draf rekomendasi terkait PES    -       Peserta pertemuan terdiri dari peneliti dan teknisi

 

Kembali ke Berita